Selasa, 22 Juni 2010

ORANG SABAR DISAYANG TUHAN...

"Orang yang sabar di sayang Tuhan", kalimat itu sering kita dengar apabila ada seseorang yang menasehati orang lain, apakah itu anaknya, adiknya, saudaranya, temannya, dan sebagainya. Kesabaran adalah suatu hal yang sangat tinggi nilainya, sampai-sampai Allah sangat menyayangi hamba-Nya yang penyabar dan selalu bersama dengannya.
Apakah sabar itu sebenarnya?

Sabar diartikan sebagai menahan segala penderitaan dan tidak mengeluh. Sabar selalu berkaitan dengan penderitaan, kesulitan hidup, sakit, dan hal-hal yang membuat kita kesal, kecewa, dan putus asa.
Dalam kehidupan sehari-hari kita temukan hal-hal yang mengharuskan kita untuk bersabar dalam melakukannya agar tercapai segala keinginan kita. Misal: Sabar menunggu angkot datang, sabar mengantri di tempat antri untuk membayar / membeli sesuatu maupun mendapatkan sesuatu, sabar menghadapi seseorang yang membuat kita jengkel, sabar dalam mengerjakan sesuatu yang membutuhkan ketelitian, dan sebagainya.

Ketika menghadapi kesulitan, kita membutuhkan seseorang untuk membantu kita agar terlepas dari kesulitan itu. Keterbatasan manusia membuat dia tidak selamanya dapat membantu orang lain. Misal, keterbatasan waktu, tempat, situasi, dan kondisi. Hanya Allah yang mampu membantu kita dalam berbagai kesulitan apapun yang kita alami. Baik sesuatu yang mungkin maupun yang tidak mungkin.

Hai orang-orang yang beriman, minta tolonglah dengan (cara) kesabaran dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. (QS. 2 ayat 153)

Untuk mendapatkan pertolongan Allah, kita diperintahkan untuk sabar dan tetap melakukan shalat. Bersabar dan mengerjakan shalat bukan hanya ketika kita dalam kesulitan saja, tetapi hal itu sudah dilakukan sebelum kita meminta pertolongan kepada Allah.

Sesungguhnya manusia itu diciptakan berkeluh kesah. Apabila dia disentuh kesusahan dia memohon bantuan. Dan apabila dia disentuh kebaikan dia kikir (enggan berbuat kebaikan), kecuali orang-orang yang shalat. Orang-orang yang tetap melakukan shalat mereka. (QS. 79 ayat 19-23)

Shalat yang kita lakukan bukan karena kita hendak meminta pertolongan kepada Allah (seperti tahajud), melainkan setiap waktu dalam rangka mendekatkan diri kita kepada Allah. Apabila shalat itu kita lakukan karena sesuatu hal, maka itu tidak akan kita lakukan lagi apabila sesuatu hal itu telah kita dapatkan atau tidak kita dapatkan. Shalat itu terasa sangat berat kecuali kalau kita khusyu. Khusyu itu artinya butuh. Jadikan shalat itu suatu kebutuhan, bukan kewajiban atau kebiasaan. Apabila shalat itu adalah suatu kebutuhan, maka kita tidak akan berat untuk melakukannya dan kita akan sabar dalam menjalankannya.

Hai orang-orang yang beriman, minta tolonglah dengan (cara) kesabaran dan shalat. Sesungguhnya itu sangat berat kecuali atas orang-orang yang khusyu (QS. 2 ayat 45)

Untuk hal-hal yang berhubungan dengan dunia, apalagi yang berhubungan dengan kepentingan dan keuntungan kita, sepertinya sabar tidak perlu diajarkan. Namun sabar menghadapi sesuatu yang merugikan kita meskipun itu merupakan kebaikan yang berhubungan akhirat, terkadang kita tidak sanggup melakukannya. Hal itu dapat kita temukan pada orang-orang yang menghitung sabar mereka. Sekali, sabar. Kedua kali, sabar. Ketiga kali.... habis kesabarannya. Benarkah kesabaran itu dibatasi? Coba simak ayat di bawah ini:

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. 3 ayat 200)

1. Ishbiru (Sabarlah kamu)
2. Shaabiruu (kuatkanlah kesabaran)
3. Raabithuu (ikatlah hatimu/teguhkan hati)
4. Taqwa (pelihara dirimu dan berbuat baik)

Tidak ada batas buat kesabaran. Kita diperintahkan untuk selalu kuat hati dalam menjalani kesabaran itu dengan cara terus memelihara diri dari dosa dan selalu berbuat baik. Bagaimana orang yang sabar itu?

SEPERTI POHON KAKTUS

Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). Kata jamak untuk kaktus adalah kakti. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya. Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun. Oleh sebab itu, kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. (Sumber Wikipedia)

Apa hubungannya kesabaran dengan pohon kaktus?

Kaktus dalam bahasa Arabnya adalah shubbaar terdiri dari shad, baa, dan raa sama dengan kata sabar (shad, baa, dan raa).

Allah memerintahkan kita untuk memikirkan kejadian langit, bumi beserta isinya, termasuk juga diri kita sendiri (QS. 30 ayat 8). Semua yang di alam ini tidak ada yang sia-sia (QS. 3 ayat 190-191). Seperti ada kata pepatah “natura artis magistra” yang artinya alam adalah guru yang paling baik, maka alam itu bisa dijadikan sebagai guru buat kita semua dalam menghadapi kehidupan. Di antaranya kesabaran yang harus kita jalan seperti pohon kaktus.

Tetap bertahan hidup di tempat panas dan kering

Hikmahnya adalah:

Sabar itu adalah tidak mengeluh meskipun kita dalam keadaan sesulit apapun. Karena sabar sendiri diartikan menahan segala penderitaan.

Akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah

Hikmahnya adalah:

Sabar itu tetap beristiqamah (berlaku lurus) di atas dasar Al Qur’an dan tetap berusaha memperbaiki kehidupan secara moril maupun materil

Air yang diserap kaktus disimpan di dalam batangnya.

Hikmahnya adalah:

Sabar adalah rajin menyimpan (hidup tidak boros), baik untuk tabungan di dunia maupun akhirat (infak, sedekah, zakat, dan lain-lain)

Duri yang mengelilinginya dijadikan untuk mengurangi penguapan air

Hikmahnya adalah:

Sabar adalah menjadikan semua yang memusuhi dan membencinya sebagai nasehat buat dirinya untuk memperbaiki diri, selalu berbuat baik

Kesabaran adalah syarat kedua untuk masuk ke dalam surga setelah berjihad (sungguh-sungguh) di dalam melaksanakan perintah Allah.

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. (QS. 3 ayat 142)

Dan untuk mengetahui / membuktikan siapa orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan perintah Allah serta ciri-ciri mereka, Allah akan menguji kehidupannya.

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu (QS. 47 ayat 31)

Orang-orang yang sabar akan mendapatkan beberapa ujian dari Allah diantaranya: Ketakutan, Kelaparan, Kekurangan harta (Kemiskinan, kehilangan, rugi, dan lain-lain), kekurangan jiwa (sakit, pusing menghadapi masalah), kekurangan buah-buahan (Bukan cuma buah-buahan dengan makna lugas (sebenarnya), tetapi juga dengan makna kiasan seperti: buah hati (anaknya tidak bisa diatur), buah tangan (pekerjaannya tidak dihargai), buah bibir (nasehat/ucapannya tidak dihargai), dan lain-lain), dan mereka akan menyikapinya dengan hati gembira.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (QS. 2 ayat 155-156)

Sabar dalam menghadapi ujian dari Allah melalui sahabat-sahabatnya atau orang-orang yang terdekat dengannya; tidak bertengkar dan saling bermusuhan

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat. (QS. 25 ayat 20)

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 8 ayat 46)


Beberapa sikap orang yang sabar dalam menghadapi ujian yang ada di tengah-tengah orang lain dan menerima perlakuan buruk (digunjingkan, dicela, direndahkan, sifat kikir orang lain, dan lain-lain) terhadap mereka.

1. Tidak membalas kejahatan

Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (QS. 16 ayat 126)

2. Membalas kejahatan dengan kebaikan

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. (QS. 41 ayat 34-35)

3. Tidak bersedih hati terhadap orang yang jahat dengan kita dan tidak bersempit dada menghadapi tipu daya mereka

Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. (QS. 16 ayat 127)

3. Tidak gelisah terhadap orang yang membenci kita

Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu. (QS. 30 ayat 60)

4. Tabah menghadapi segala ujian

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS. 31 ayat 17)

5. Tidak lemah karena bencana, tidak lesu, dan mudah menyerah

Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS. 3 ayat 146)

Allah memberikan jaminan buat orang-orang yang sabar di antaranya adalah:

1. Surga

Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, (QS. 76 ayat 12)

2. Keselamatan

(sambil mengucapkan): "Selamatlah atas kamu karena kesabaranmu". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. 13 ayat 24)

3. Dihancurkan musuhnya dan diberikan kebaikan

Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka (QS. 7 ayat 137)

4. Diberikan balasan dua kali

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan. (QS. 28 ayat 54)

5. Allah akan selalu menjaganya

Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri (QS. 52 ayat 48)

(catatan: lihat 28 ayat 54 dan 52 ayat 48, ayat dan suratnya hanya dibalik letaknya)

Semoga Allah senantiasa menjadikan kita semua orang yang sabar dalam melaksanakan segala perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya serta menghadapai segala ujian-ujian yang diberikan oleh-Nya.

Print halaman ini

8 komentar:

  1. Ahmad Zaelani26 Juni 2010 06.19

    Assalamu 'alaikum

    Trims atas artikel sabarnya. Semoga Allah selalu menuangkan kesabaran di dalam hati kita. Amin

    Wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam. Sama-sama. Rabbanaa taqabbal du'aa

      Wassalam.

      Hapus
  2. Bagus sekali tulisannya, bisa menjadi pencerahan buat saya dan teman2 lainnya, makasih ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Sama-sama. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  3. Assalamu'alaikum
    Subhanallah,
    Bagus tulisannya, aku izin share sebagai salah satu sumbar dalam tulisan ku di blog aku. roozanty.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Waalaikumsalam.

    Alhamdulillah kalo bermanfaat. Silahkan dishare bagi siapa saja yang berkenan.

    Wassalam.

    BalasHapus
  5. saya jg izin utk share ya...
    trims sblumnya..

    mdh2n bermanfaat bagi yg membaca dan rahmat bagi penulisnya... amin

    BalasHapus